Assalamualaikum saudara, bagaimana kabar anda hari ini??
Seperti yang sudah diketahui sejak kita masih kanak-kanak, ibu / bapak guru selalu menanyakan perihal cita-cita kita nanti kalau sudah besar ingin jadi apa.
Tentu kita masih ingat, ada banyak kenangan masa kecil tentang pertanyaan klasik itu. Dan kalau kita ingat kembali, banyak dari kita menjawab dokter, pilot, menteri, orang kaya, bahkan jadi presiden.
Dan begitu pula dalam cerita kali ini, pada saat ini para siswa yang duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, mendapat pertanyaan yang sama. Bapak guru pun bertanya tentang cita-cita pada salah satu murid.
" Kamu nanti kalau sudah besar mau jadi apa nak? "
Dengan semangatnya sang anak menjawab,
" Aku mau jadi polwan pak ! "
" Oh, itu nggak boleh nak. ", jawab pak guru sambil tersenyum.
" Kalau begitu, saya mau jadi pramugari saja. ", jawab si anak polos.
" Itu juga tidak boleh nak! " , sergah sang guru.
" Kalau Bidan pak?? " , lanjutnya.
" Sama saja, tidak boleh. " , jawab sang guru kembali.
" Kalau gitu Suster saja deh pak! ", jawab sang anak.
Dengan tegas bapak guru menjawab,
" Tidak boleh!! "
Si anak merasa heran lalu mengganti jawabannya.
" Kalau tidak boleh semua, saya mau jadi peragawati saja pak ! "
Kini sang Guru pun semakin marah,
" Apa-apaan kamu, masa mau jadi peragawati !? "
" Tidak boleh!!! "
Si anak mulai merasa takut, lalu menjawab dengan gemetar,
" Kenapa semua tidak boleh pak?? "
" Apa saya cuma boleh jadi ibu rumah tangga saja?? "
Sang Bapak guru sekarang tidak marah lagi, namun ia menangis dan memeluk muridnya itu dan berkata sambil menghela nafas panjang,
" Huuuufffttt !! "
" Dengar nak, kamu itu laki-laki Tedjo ..!! "
Hahaha, ternyata oh ternyata...
Kalau kurang lucu, silahkan cari cerita lainnya di blog ini.
Terima kasih.